Tampilkan postingan dengan label Liga Champions. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Champions. Tampilkan semua postingan
Titel Bundesliga Belum di Tangan, Bayern Pikirkan Liga Champions Dulu

Titel Bundesliga Belum di Tangan, Bayern Pikirkan Liga Champions Dulu

Munich - Bayern Munich belum bisa mengunci gelar juara Bundesliga setelah mereka ditahan Borussia Moenchengladbach. Sebelum memikirkan liga lagi, Bayern akan lebih dulu mencurahkan fokus mereka ke Liga Champions.
Titel Bundesliga Belum di Tangan, Bayern Pikirkan Liga Champions Dulu
Bundesliga Belum di Tangan, Bayern Pikirkan Liga Champions Dulu


Bayern harus puas mendapatkan satu poin dari pertandingan di Allianz Arena, Sabtu (30/4/2016). Die Roten ditahan imbang 1-1 oleh Gladbach. Tim tuan rumah lebih dulu unggul melalui gol Thomas Mueller pada menit keenam. Namun, Gladbach mampu menyamakan skor pada menit ke-72 lewat gol Andre Hahn.

Bayern sebenarnya akan memastikan gelar juara Bundesliga jika mampu mengalahkan Gladbach. Akan tetapi, karena mereka cuma mendapatkan hasil imbang, kepastian tersebut pun tertunda paling tidak sepekan.

Bayern saat ini memimpin klasemen dengan 82 poin dari 32 laga. Mereka unggul lima poin atas Borussia Dortmund yang menjadi pesaing terdekat.

"Borussia Moenchengladbach adalah tim yang sangat bagus. Mereka bermain sangat baik," ucap pelatih Bayern, Pep Guardiola, di situs resmi klub.

"Tentu saja kami ingin menang hari ini. Kami memulai laga dengan sangat baik dan mengontrol permainan. Kami masih membutuhkan satu poin untuk meraih titel," tambahnya.

Bayern selanjutnya akan menghadapi Ingolstadt di pekan ke-33, Sabtu (7/5/2016) mendatang. Namun, sebelumnya mereka akan lebih dulu berduel dengan Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions.

Bayern kalah 0-1 dari Atletico pada pertemuan pertama yang digelar di Madrid. Mereka harus menang dengan selisih minimal dua gol untuk membalikkan keadaan.

"Sekarang kami harus fokus ke Atletico. Pertandingan pada hari Selasa akan berbeda. Kami harus bermain lebih baik," kata Guardiola.
Singkirkan Madrid, Pelatih Juve Pede Hadapi Barca di Final

Singkirkan Madrid, Pelatih Juve Pede Hadapi Barca di Final

Singkirkan Madrid, Pelatih Juve Pede Hadapi Barca di Final
Massimiliano Allegri
Massimiliano Allegri

Liputan6.com, Madrid - Juventus akhirnya sukses mengakhiri penantian panjang menuju ke final Liga Champions, setelah sukses menahan Real Madrid 1-1 di Santiago Bernabeu, pada leg kedua semifinal, Kamis (14/5) dini hari WIB. I Bianconeri berhak lolos karena unggul 3-2 secara agregat, setelah menang 2-1 pada pertandingan pertama. 

Usai pertandingan, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengaku mendapat kepuasan yang luar biasa. Sosok berusia 47 tahun itu, juga menegaskan jika La Vecchia Signoramemang layak ke final. 

Atas keberhasilannya ini, Allegri menegaskan timnya amat percaya diri dan siap menantang Barcelona di final nanti.

"Keberhasilan melenggang ke final jadi kepuasan luar biasa bagi kami dan kami pantas atas hasil itu," kata Allegri. 

"Para pemain bermain dengan fokus yang luar biasa dan mereka pantas mendapat pujian," imbuhnya.

Mantan pelatih AC Milan ini menilai Juve seharusnya bisa mengakhiri laga dengan lebih baik andai tak membuang beberapa peluang emas. 

"Barcelona? Kami tahu segalanya akan sulit melawan mereka. Tapi kami menyadari kualitas kami dan dalam laga tunggal, segalanya bisa terjadi," ujarnya. 

"Mereka amat mematikan di depan gawang, tapi kami siap menghadapi mereka dan akan berusaha keras pulang dengan trofi!" pungkasnya optimistis.
Guardiola: Bunuh Saya Bila Atletico Lolos ke Final Liga Champions

Guardiola: Bunuh Saya Bila Atletico Lolos ke Final Liga Champions

Pada leg pertama Atletico menang melalui gol tunggal Saul Niguez. Artinya, hasil imbang sudah cukup bagi Los Rojiblancos untuk lolos ke partai puncak.
Hasil di leg pertama membuat Guardiola percaya, mampu mengantarkan Bayern menyentuh partai final. "Saya pikir pertandingan belum selesai. Kami masih memiliki peluang lolos," ujar Guardiola seperti dilansir Soccerway.
"Jika Atletico yang lolos, maka Anda bisa bunuh saya," kata manajer asal Spanyol itu sesumbar.
Dia juga membantah telah salah strategi saat menghadapi Atletico di leg pertama. Ia percaya keputusannya mencadangkan Thomas Muller sudah tepat. "Keputusan itu murni karena taktik. Saya hanya ingin bermain dengan satu striker. Jadi saya pikir hal itu bukan alasan kami kalah," ujar Guardiola.
Bayern sendiri sempat melakukan comeback di Liga Champions musim 2014/15. FC Hollywood dikalahkan Porto dengan skor 1-3 di leg pertama babak perempat final. Tim asal Portugal ini difavoritkan melaju ke semifinal. Namun Bayern mampu membalikkan prediksi. Namun Die Roten mengamuk di leg ke 2 yang berlangsung di Allianz Arena. Thomas Mueller dan kawan-kawan menghancurkan Porto dengan skor 6-1.